Selasa, 14 Juni 2011

Gandaria (Bouea macrophylla Griff.)


Sinonim
Bouea gandaria Blume ex Miq

Nama umum
Indonesia: Gandaria, ramania, jatake
Inggris:      Marian plum, maprang, gandaria,
Melayu:     Ramania, kundang, rembunia, setar
Thailand:   Ma-praang, somprang

Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
                     Sub Kelas: Rosidae
                         Ordo: Sapindales
                             Famili: Anacardiaceae
                                 Genus: Bouea
                                     Spesies: Bouea macrophylla Griff.
Gandaria (Bouea macrophylla Griffith) atau nama lokal lainnya jatake adalah tanaman yang berasal dari kepulauan Indonesia dan Malaysia. Tanaman ini tumbuh di daerah tropis, dan banyak dibudidayakan di Sumatera dan Thailand.
Gandaria dimanfaatkan buah, daun, dan batangnya. Buah gandaria berwarna hijau saat masih muda, dan sering dikonsumsi sebagai rujak atau campuran sambal gandaria. Buah gandaria yang matang berwarna kuning, memiliki rasa kecut-manis dan dapat dimakan langsung. Daunnya digunakan sebagai lalap. Batang gandaria dapat digunakan sebagai papan.
Pohon Gandaria sangat cocok tumbuh di daerah tropika basah dengan tanah yang subur. Secara alami Gandaria tumbuh di hutan-hutan dataran rendah sampai pada ketinggian 300 m dpl., tetapi pada tanaman yang telah dibudidayakan dapat tumbuh sampai pada ketinggian 850 m dpl.
Deskripsi
Pohon, tinggi mencapai 27 m, kulit batang beralur coklat terang, percabangan sering kali melengkung, menyiku atau mendatar. Daun bundar telur memanjang sampai lanset atau jorong, panjang 11- 45 cm dan lebar 4 - 13 cm, berhadapan silang, tunggal, menjangat, mengkilat, tepi rata, pangkal runcing sampai membaji, ujung runcing sampai melancip. Perbungaan aksiler dan berbentuk malai, panjang 4 - 12 cm. Bunga tetramerus, kecil, cuping kelopak bundar telur melebar, daun mahkota lonjong sampai bundar telur terbalik dan berwarna kekuningan yang segera berubah menjadi coklat. Buah pelok, agak bulat, bergaris tengah 2,5 - 5 cm, kuning sampai orange, rasanya asam sampai manis dengan bau terpentin yang cukup khas. Berdasarkan rasa buah ada beberapa kultivar di Kalimantan, yaitu `Hintalu` adalah kultivar yang rasanya sangat asam, sedangkan Ramania Pipit` dan `Ramania Tembaga` adalah kultivar yang rasanya manis ( berdaging buah merah gelap).
Kategori : Identitas propinsi Jawa Barat
Kegunaan dalam keadaan darurat di hutan
Daun muda dan buahnya dapat digunakan untuk bahan makanan
Sumber :
http://commons.wikimedia.org/wiki/Category:Bouea_macrophylla