Rabu, 15 Juni 2011

Trenggulun (Protium javanicum Burm.)


Sinonim :
Amyris protium L.
Protium zollingeri Engl.  

Nama umum
Indonesia: Trenggulun, trenggulon, kayu bawang (sunda), kayu pahit (Bengkulu)

Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
                     Sub Kelas: Rosidae
                         Ordo: Sapindales
                             Famili: Burseraceae
                                 Genus: Protium
                                     Spesies: Protium javanicum Burm.
Trenggulun (Protium javanicum Burm) merupakan tumbuhan khas dipulau jawa. Pohon trenggulun tergolong tumbuhan langka. Pohon trenggulun mempunyai batang yang kokoh dan kuat namun berduri. Pohon ini juga memiliki buah kecil - kecil seperti anggur dan berwarna merah. Rasa buahnya manis masam kalau buahnya berwarna merah cerah. dan berasa manis kalau buahnya berwarna merah kehitam-hitaman. Pohon Trenggulun tumbuh didataran rendah sekitar 35 meter dpl sampai 251 meter dpl. Disamping itu buah trenggulun berkhasiat untuk mencegah seriawan namun bagi yang belum mencicipi sama sekali akan terkena efek samping dari buah trenggulun yaitu tenggorokan terasa gatal. namun efek samping ini hanya bersifat sementara.
Distribusi : Jawa dan Kepulauan Sunda Kecil, sumatera.
Penggunaan kayu ini digunakan untuk posting, katrol-blok, gagang perkakas dan palu kayu. Ini menghasilkan kualitas arang yang baik. Telah digunakan sebagai tanaman penutup di hutan jati (Tectona grandis L. f.) dan perkebunan.
Kegunaan dalam keadaan darurat di hutan
Daun muda trenggulun dapat digunakan untuk bahan makanan 
buahnya berwarna merah cerah. dan berasa manis kalau buahnya berwarna merah kehitam-hitaman merupakan bahan makanan hutan yang nikmat dimakan
Reference
Sosef, M.S.M., Hong, L.T. and Prawirohatmodjo, S. (Editors). 1998. Plant Resources of South-East Asia No. 5(3) Timber trees: Lesser-known timbers. Backhuys Publishers, Leiden, the Netherlands. pp. 472-474.